Saham Online Minggu Pertama April

Minggu pertama April ini adalah pertama kali jual beli saham online lagi, setelah lebih dari setahun atau dua tahun vakum. Saatnya melihat bagaimana hasilnya berjalan.

Minggu ini lumayan berbeda dengan minggu-minggu lainnya karena Mbak ART berhenti, sehingga terpikir apa uangnya dialihkan untuk membeli peralatan yang memperpendek waktu pengerjaan beres-beres rumah ya?

Selain itu, minggu ini pun adalah kali pertama lagi jual beli saham online. Yass! Banyak yang gue lupa tentang teknik-teknik, banyak juga yang teringat, terutama tentang perasaan panik, ragu, dan lainnya. Berhubung gue berolahraga Yoga, jadi perumpamaannya seperti ini. Kalau Yoga, kita bisa mengenal fisik sendiri, apakah kuat, elastis, atau dua-duanya. Kalau emang dari lahir diberi kelebihan misalnya kuat dan elastis, maka kita bersyukur. Tapi kalau engga dan ternyata kita tetap keren dalam melakukan Yoga karena sering berlatih, kita juga harus bersyukur dan ga sombong karena kita tahu bahwa semua itu datang dengan usaha yang ga ada hentinya.

Begitupun dengan jual beli saham. Kita jadi bisa mengenali kecenderungan psikologi kita. Apakah tenang, perhitungan, bisa menahan diri. Gue sendiri bukan tipe orang yang dilahirkan dengan kelebihan-kelebihan tersebut, sehingga jual beli saham bagi gue seperti latihan Yoga mental. Rasanya seperti dilatih buat selalu sadar tentang keputusan-keputusan yang diambil. Sadar tentang apa yang menjadi pemicu dan konsekuensinya, juga sadar tentang apa yang gue rasakan.

Hasil Dagang Saham Online

Gue ingin menceritakan hasil jual beli saham disini, berhubung membuat progress dibaca orang lain akan membuat gue dalam tekanan bahwa yang gue hasilkan harus lebih besar. Maklum, pengen rada cepet lunasin rumah biar bisa ngelakuin hal yang lain. Walaupun hasilnya kecil apabila dibandingkan dengan KPR, tapi mudah-mudahan bisa membaik seiringnya waktu.

Minggu ini gue mulai dengan sangat kecil dulu untuk pemanasan. Dan terutama karena gue kembali merasakan deg-deg ser takut rugi. Di sini gue hanya akan menceritakan saham yang sudah dijual saja beserta harga belinya. Sedangkan saham yang sudah gue beli tapi belum dijual akan gue ceritakan nanti.

Jual Beli Saham Minggu I
Jual Beli Saham Minggu Pertama

Ya benar, keuntungannya adalah 40 ribu dalam 2 hari. Jujur pas awal gue merasa ironis karena jauh banget banget ya penghasilannya dengan karyawan. Dulu gue tau kalau jadi full-time self-employed emang mesti siap dengan konsekuensinya, akhirnya sekarang ga hanya sekedar tau tapi juga merasakan pahit manisnya jalan sendiri walaupun seringkali ga sengaja menemukan pemandangan yang indah. Dan sering juga melihat pemandangan buruk lol.

Sometimes You Win,

Sekecil apapun, semoga bisa lebih berhasil lagi. Kalau utilisasi modal lebih besar, mudah-mudahan baliknya juga lebih besar. Patut bersyukur banget, karena walaupun pelaksanaanya butuh rencana oke dan disiplin tinggi, hasil tetap di luar kendali kita. Kalau bagus, berarti ya lagi hoki aja.

Sometimes You Learn…

Dalam dua hari terakhir ini ada beberapa hal yang gue pelajari.

  1. Utilisasi modal sangat rendah tapi cari saham yang kayanya oke buat dibeli dalam jangka pendek, menurut gue, itu susah banget. Mungkin harus belajar fundamental juga nanti biar bisa campur sari. 15% day trading; 40% swing trading; 45% position trading. Tapi holimolidoli belajar technical aja udah bikin tremor kaya ager-ager.
  2. Sadari posisi sebelum beli, apa masih sempat, atau sudah terlambat. Jadi misalnya gue tau saham A naiknya kenceng. Tapi buat day trading, itu terlambat karena artinya orang-orang udah beli dan siap buat jual lagi. Tapi ketika gue ikutan beli saat lagi naik, kadang gue ga sadar kalau itu saham emang bakal jadi saham yang paling ijo royo-royo. Kalau untuk swing, dalam beberapa kasus masih oke ya, karena di hari selanjutnya biasanya masih ada after party.
  3. Masih suka agak panik. Kalau turun sih, gue pakai stop loss. Tapi kalau naik banget, gue malah jadi pengen jual padahal harga masih naik saking takut turun lagi. Karena hal itu juga kejadian, ketika gue tunggu naik eh malah turun. Jadi harus lebih disiplin pasang stop loss ketika profit juga biar ga usah pake panik.

Ada Yang Ingin Ditanyakan?

Cerna-cerna dulu, apabila ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu menulis komentar atau mengirim email ke info@palbislo.com. Tentunya akan kita balas dong!

Leave a Comment

%d bloggers like this: