Dropshipping Zaman Now

Metode dropshipping itu memasarkan produk orang lain dengan harga yang kita tentukan supaya kita meraih keuntungan dari selisih harga. Walaupun saat ini supplier sudah bisa langsung memasarkan produk mereka, dropshipping ini masih cukup berpotensi karena banyak produsen yang memilih untuk berkonsentrasi pada produk dan menyerahkan pemasarannya ke pihak lain agar jalur distribusinya lebih luas.

Untuk melakukan dropshipping, disarankan melakukan identifikasi niche seperti ketika melakukan ulasan produk. Alasannya juga sama, yaitu agar lebih relevan dengan pelanggan yang sudah kita tentukan sehingga mereka mendapat pengalaman tersendiri ketika berbelanja. Apalagi mengingat bahwa saat ini sebenarnya siapapun dapat melakukan dropshipping dengan kemudahan akses internet, tapi yang memiliki daya saing hanya yang benar-benar melakukan strategi yang jitu. Untuk identifikasi niche, bisa dilihat di posting sebelumnya. Selanjutnya bisa diteruskan dengan langkah-langkah berikut.

Cari Pemasok

Di internet kita bisa mencari pemasok untuk barang-barang yang sesuai dengan konsep kita. Biasanya mereka akan memberikan harga yang lebih rendah kepada dropshipper dibandingkan kepada pembeli langsung. Ini karena mereka tidak aktif melakukan kegiatan pemasaran sehingga hanya sedikit pelanggan yang datang langsung.

Tentukan Tempat Berjualan

Apakah di marketplace? Atau website sendiri? Atau manual sistem penjualannya sedangkan pemasarannya hanya di Instagram? Atau kombinasi? Masing-masing ada pro-kontranya.

Marketplace
Pro: Sistem teratur, pembeli lebih merasa aman karena marketplace ada sistem ketertiban yang akan menghukum penjual yang macam-macam, ada fitur promosi.
Con: Fitur terbatas, navigasi sulit.

Website
Pro: Fleksibilitas tinggi dengan adanya macam-macam fitur.
Cons: Sulit membangun kepercayaan pembeli, setup payment gateway yang tidak praktis untuk pembayaran di Indonesia, harus memiliki dana promosi.

Instagram
Pro: lebih praktis
Cons: promosi bayar, sulit mengumpulkan follower nyata di awal, tidak praktis ketika mulai banyak order

Tentunya apabila ada sumber daya, maka sebaiknya dropship dilakukan di multi-platform. Tetapi kalau di awal, bisa dilakukan secara bertahap.

Upload Produk

Langkah ini paling melelahkan karena biasanya dropship perlu menyediakan banyak pilihan minimal 100 agar pembeli bisa melakukan personalisasi dari kumpulan barang-barang yang cocok dengannya. Ataupun ada juga dropshipper yang memperkuat sisi kurasinya, sehingga produk yang disediakan terbatas tetapi harus diperbaharui sekitar 1-2 minggu sekali. Biasanya strategi ini berlaku untuk menjual perhiasan jewelry.

Pasarkan Produk

Memasarkan produk dropshipping bisa dilakukan dengan cara sebagaimana produk umumnya dipasarkan seperti Adwords, iklan Instagram, Instagram shutout, endorse Instagram, dll. Akan tetapi sebenarnya dalam dropship lebih baik menyediakan konten expert untuk menarik pelanggan yang sesuai. Karena pada dasarnya, dropship itu seperti menjual pasir di padang pasir, barang yang dijual sama saja dengan pedagang lainnya. Sehingga untuk menang, dropshipper harus berlaku seperti expert dalam niche nya sehingga bisa memberikan solusi yang sesuai untuk pelanggannya. Selain itu, dengan aktif di forum-forum yang sesuai maka akan meningkatkan kemungkinan produk tersebut terjual. Video juga akan sangat membantu untuk dropshipping ini.

Dropshipping secara besaran keuntungan memiliki potensi yang lebih besar daripada mengulas produk, akan tetapi hal tersebut juga diimbangi dengan kompleksitas yang lebih tinggi sehingga membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga.

Leave a Comment

%d bloggers like this: